Ochi Rosdiana Puji Kinerja Sutradara Film Kuyank Tanpa Pilih Kasih Artis Jakarta dan Daerah

Pembuatan film selalu melibatkan proses kreatif yang dalam. Bagi Ochi Rosdiana, film Kuyank memberikan pengalaman berharga saat bekerja dengan sutradara Johansyah Jumberan yang sangat berpengalaman.

Selama beberapa minggu syuting di Kandangan dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ochi menemukan banyak aspek positif dari kepemimpinan Johansyah. Dia merasa disambut baik oleh seluruh tim dan menikmati suasana kerja yang produktif.

Film Kuyank merupakan prekuel dari film Saranjana: Kota Ghaib yang berhasil menarik perhatian lebih dari 1,2 juta penonton. Dengan latar belakang yang menarik, film ini terjadi tujuh tahun sebelum peristiwa di Saranjana, dan menghadirkan permainan hebat dari Ochi dan rekan-rekannya.

Proses Kreatif dan Tantangan dalam Pengarahan Film

Proses pengarahan film adalah sebuah tantangan yang kompleks. Menurut Ochi, Johansyah Jumberan memiliki kemampuan luar biasa dalam mengarahkan pemain dengan cara yang otentik dan mendalam.

Dia tidak hanya fokus pada para pemain yang terkenal, tetapi juga memberi perhatian yang sama kepada pemain pendukung. Hal ini membuat Ochi sangat terkesan dan merasa beruntung bisa bekerja dengannya.

Dalam hal ini, kemampuan Johansyah untuk membangun penokohan sangat penting. Dia memastikan setiap karakter memiliki kedalaman dan alasan yang kuat di balik tindakan mereka.

Menjadi Karakter dalam Dunia Film yang Berbeda

Ochi memerankan karakter Fauziah yang penuh emosi. Fauziah adalah seorang wanita yang diam-diam mencintai Badri, diperankan oleh Rio Dewanto, namun harus menghadapi kenyataan pahit.

Momen ketika cinta Fauziah tak terbalas, dan Badri malah menikah dengan Rusmiati, menambah nuansa kompleksitas pada film. Perjalanan emosional karakter ini menjadi lebih kaya berkat pengarahan yang tepat.

Kisah ini menggambarkan tantangan cinta yang mungkin dialami banyak orang, membuat penonton dapat merasakan empati terhadap Fauziah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya karakter dalam memberi makna pada cerita.

Menggali Aspek Budaya dalam Sinema Lokal

Kehadiran seniman dan influencer lokal Kalimantan Selatan dalam film ini juga memberikan dimensi tambahan. Ochi merasa terpikat dengan keberagaman budaya dan cara pandang yang muncul dari kolaborasi ini.

Penggunaan pemain lokal membuat film terasa lebih autentik. Mereka membawa nuansa khas daerah, menciptakan pengalaman menonton yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat di sana.

Ochi menghargai bagaimana Johansyah menyatukan berbagai latar belakang budaya dalam satu proyek. Ini adalah salah satu langkah positif untuk memperkaya sinema Indonesia yang kian berkembang.

Related posts